Siapa Yang Lebih Cerdas Manusia atau Komputer?

Pernahkah kamu bermain game yang melawan komputer, catur misalnya?. Kalo pernah siapa yang menang, kamu atau komputer?. Terkadang kamu, bahkan lebih sering komputer mungkin!.
Pada setiap permainan komputer terlihat lebih cerdas hingga kadang kita sulit mengalahkannya. Oleh karena itu sering komputer disebut otak elektronik. Akan tetapi, apakah komputer benar-benar dapat berfikir seperti manusia?, yuuk, kita bahas dan bandingkan!.
Sebelum memulai, mari kita bandingkan bagaimana otak manusia dan komputer bekerja. Otak manusia terdiri atas sel-sel khusus yang disebut neuron. Sel-sel neuron ini saling bekerja sama untuk memproses informasi dan merespon suatu aksi. Adapun otak komputer terdiri atas kumpulan sirkuit yang disebut Microprocessor. Di sinilah letak perbedaannya yang sangat mencolok. Otak manusia merupakan sel hidup, sedangkan otak komputer merupakan sirkuit elektronik. Lalu siapakah yang lebih cerdas? Otak manusia atau komputer? Untuk menyimpulkanknya coba perhatikan analisa berikut.
Bagaimana jika cerdar itu berarti cepat? Komputerlah yang lebih cerdas. Manusia membutuhkan waktu sekian detik untuk menghitung bilangan 3 digit, sementara komputer mampu menghitung jutaan operasi matematik dalam satu detik saja.
Jika cerdas berarti memiliki daya ingat yang baik, komputer juga lebih cerdas dari manusia. Nah sekarang bagaimana jika cerdas berarti membuat keputusan sendiri? Ternyata manusialah yang jauh lebih cerdas. Komputer hanya dapat menghitung dan mengolah informasi berdasarkan perangkat lunak (software) yang digunakan. Manusia tidak memerlukan perangkat lunak, manusia dapat menghitung, mengolah informasi, dan membuat keputusan dengan menggunakan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya.
Jika cerdas berarti berarti berfikir kreatif atau mengemukakan ide-ide orisinil, manusialah yang cerdas karena manusia berfikir setiap hari. Berdasarkan gambaran tersebut, kamu dapat memahami bahwa ternyata manusia memainkan peranan penting dalam system komputer. Perangkat keras (hardware) yang sudah didukung oleh perangkat lunak (software) juga tidak akan berfungsi kalau tidak ada manusia yang mengoperasikannya. Jadi, manusia yang paling cerdas, bukan?

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Info IT. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s